Sekolah Gerakan Sosial Jeneponto, Memadukan Teori dan Praktik

Suasana berlangsungnya Sekolah Gerakan Sosial, di Balla Kopi Turatea, Jalan Bontosunggu, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jenepnto, Sabtu (27/04/2019). (doc/tiro)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print

JENDELAPOST.COM, JENEPONTO – Sejak berdirinya pada 2017, Komunitas Suara Kampung yang mayoritas diisi oleh pemuda dan mahasiswa Jeneponto ini terus progres menggelar sejumlah agenda literasi, seperti pengadaan perpustakaan kampung, dan lapakan perpustakaan kampung yang kerap diselenggarakan di pusat kota, Kabupaten Jeneponto.

Kali ini, Suara Kampung gelar Sekolah Gerakan Sosial, bertempat di Balla Kopi Turatea, Jalan Bontosunggu, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (27/04/2019).

Sejak dilaksanakan pada Jum’at 26 April, yang akan diakhiri pada 28 April 2019, Fitra, panitia pelaksana dalam sekolah tersebut mengungkapkan kepada Jendela POST, “tujuannya agar sekolah gerakan sosial ini dapat menjadi ruang produksi dan reproduksi pengetahuan, bagi mahasiswa dan pemuda yang tidak dapat mengakses pendidikan formal, yang masih sangat penting mendapatkan akses pengetahuan-pengetahuan alternatif, seperti ini”.

Penyelenggara dalam Sekolah Gerakan Sosial ini juga mengajak sejumlah Organisasi Masyarakat Sipil, Komunitas Literasi, yang juga sebagai pemantik diskusi. Seperti Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulawesi Selatan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Selatan, Buku Perempuan Makassar, Titik Api (SRK) Sanggar Rakyat Kepanasan.

“Suara Kampung juga sebagai ruang bersama berjejaring demi menguatkan simpul  dan nafas panjang gerakan sosial di Jeneponto”, ungkap Mini, Volunteer Suara Kampung.

Proses penyebaran budaya literasi dan penanaman kekuatan kritis pemuda dan mahasiswa kerap selalu pongah dan terbentur pada jejak politik praktis, demikian salah satu contoh yang kerap terjadi.

Dalam Sekolah Gerakan Sosial ini panitia dan penggagas berupaya membuka dan memberikan akses pemahaman progresif akan hal demikian. Ica, yang juga Volunteer Suara Kampung menjelaskan, “pemaduan teori dan praktik merupakan bekal utama memajukan gerakan sosial khusus merespon perubahan sosial yang disebabkan oleh dinamika dan perkembangan akumulasi kapitalisme”.

Baca juga:  Menyebar Budaya Literasi dengan Memanfaatkan Ruang Publik

“Sederhananya sekolah gerakan sosial yang didorong oleh perpustakaan rakyat Suara Kampung berupaya membangun perlawanan atas dominasi kapitalisme yang sudah berakar dalam sendi-sendi kehidupan, dengannya sekolah ini berusaha mempertajam perspektif dan mengasah kepekaan sosial atas situasi saat ini”, pungkas Ica.(*)

 

Reporter: Surahmat Tiro
Editor: Ahmad Mukhlis .H

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print

Dukung kami, untuk terus membangun suatu konsep penyajian informasi yang kritis dan menyegerakan perubahan sosial.

Artikel Terkait

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.