TENTANG KAMI


Jendela POST, Laporan Warta Sosial

REFORMASI 1998 menjadi pijakan awal bangsa Indonesia menanggalkan sistem lama yang menyabotase kemerdekaan setiap Individu secara Terstruktur dan Ekstrim. Orde Militeristik berlalu seiring upaya-upaya pemulihan–situasi Ekonomi, Sosial, Budaya dan Politik yang terpuruk akibat Krisis Moneter–mulai digalakkan. Meski demikian, secara keseluruhan Reformasi belum bisa dikatakan menjadi Antitesa Orde Baru. Banyak hal bersifat Konstan dan tetap dirawat hingga kini.

Sisa-sisa Feodalisme tetap dapat menghirup nafas panjang di Negeri Agraris ini, sementara di sisi yang lain, Kapitalisme melekat dan bertumbuh di dalam tubuh Oligarki yang mempunyai pengaruh Ekonomi-politik dominan. Tepatnya, 19 tahun Reformasi adalah “masih” tentang Antagonisme kelas. Kelas Borjuasi dan pekerja (proletar) masih dalam pusaran kontradiksi yang nyata. Sarana produksi yang digunakan secara sosial oleh rakyat pekerja masih dalam kuasa pemodal dan rata-rata kerja sosial tersebut masih dalam skema pengejaran Profitabilitas pemodal secara Individual. Kesejahteraan rakyat pekerja menjadi Utopia dalam kerangka Kapitalisme-neoliberalime.

Dalam situasi demikian, rakyat pekerja kian tersudut dan teralienasi. Imbasnya, rakyat pekerja hanya mengisi jalan-jalan sepi di sudut lorong bangsanya sendiri menyaksikan dan merasakan langsung bagaimana ketimpangan Ekonomi-politik-sosial/budaya mencekik hidupnya. Secara umum, ketimpangan terjadi di bidang mana pun. Sifatnya menjadi multi-sektor. Realitas mengenai ketimpangan dan penindasan itu ditunjukkan dengan bagaimana pendidikan bekerja merujuk ke market Oriented, agama-agama terjebak dalam pusaran Politik Identitas, budaya konsumerisme dan Patriarki bertumbuh-kembang, serta konflik Agraria lebih sering terjadi di saat ruang justru kian terbatas. Masalah-masalah tersebut jatuh tepat di jantung kemiskinan rakyat.

Melihat kenyataan tersebut, Jendela POST hadir sebagai harapan tambahan bagi gerakan sosial di samping progresifnya berbagai media alternatif yang mewartakan ketimpangan Ekonomi-politik-sosial/budaya yang diakibatkan Kapitalisme. Kami menawarkan ide, gagasan dan analisa progresif dalam kerangka kritik Ekonomi-politik mengenai cita-cita besar yang coba kami raih: perjuangan untuk Emansipasi, kesetaraan dan terhapusnya kelas-kelas. Dengan demikian, garis tegas kami tarik menuju satu titik terang: anti-kapitalisme/Neoliberalisme.

Jendela POST menawarkan diri sebagai jendela yang menjadi corong cahaya di ruang sunyi yang didiami kegelapan. Hadir sebagai Pewarta Sosial Alternatif yang siap mewartakan ketimpangan yang terjadi menjadi suatu keharusan perjuangan. Ini merupakan salah satu peran yang akan kami emban untuk mendukung dan terlibat dalam gerakan rakyat melawan Kapitalisme.

Kami mengharapkan, dengan berbagi dan bertukar pikiran, ide/gagasan, serta konsep-konsep progresif ke dalam beberapa rubrik (kabar, reportase, prosa, opini, kajian khusus Ekonomi-politik dan Filsafat, serta review buku/film) akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang membebaskan dan menerangi cakrawala berpikir kita. Kami juga menjadi wadah untuk menyalurkan suara-suara dari berbagai pihak yang mempunyai kepedulian yang sama, pelajar/mahasiswa, buruh, buruh-tani dan rakyat miskin kota. Kontribusi pemikiran progresif yang disertai data-data, fakta, analisis kritis, penelitian mendalam dan kejujuran dari unsur-unsur penting tersebut akan menjadi kekuatan besar membuka Jendela kemerdekaan atas penindasan kapital.[*]

Salam

Tim Redaksi Jendela POST

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.